Suara merdu putaran jam berdetak keras di dinding kamarku, kicauan burung sahut menyahut seolah mengisi kesepian pagi yang cerah itu. lembaran lembaran kertas berisi nama 'nya' itu pun masih beruraian di lantai kamar seluas 3x4 ini. tanpa ku sadari hujan kemarin masih tersisa, air mata masih mengalir dan belum berhenti. aku yang masih bergelut dengan bantal dan guling tak kuasa membangkitkan diri,seolah seluruh anggota tubuh akan runtuh! masih teringat jelas pesan singkat darinya yang masih menyangkut di telepon genggam ku
Message from : My ex
Date & time : sunday, Nov 10th 2011, 7pm
content : Happy Anniversary my dear..I hope you always be with me now and forever more
pesan singkat sejuta makna yang meyakinkan itu berujung menyakitkan! penghianatan itu mengantarkanku ke pintu jurang kegalauan, cerita cinta yang di perankan aktif oleh 2 insan yang berumur 15 bulan itu berakhir ======>
"ah..terlalu bodoh aku meratapi hal ini, Tuhan itu bijak, dia tak ingin aku berlarut dalam keterkenan batin, maka dari itu ia memisahkan ku dengan lelaki berwajah malaikat besifatkan setan itu" bisikku dalam hati
terdengar suara ibuku berteriak dari arah dapur, "Rani...cepat bangun! jangan telat lagi ke sekolah"
aku yang menemukan diriku dalam kegalauan di pagi itu bergegas untuk pergi ke sekolah sambil membersihkan sisa air mata yang mengering di pipi chubi dan berjerawat ini. ku sahuti panggilan ibuku "iya mak..ini Rani lagi siap-siap mau berangkat"
"sudah berapa kali mamak bilang samamu setiap pagi itu bangun sebelum ayam berkokok! bosan kali mamak ini di telponin terus sama guru BP mu itu perkara kau sering terlambat dengar itu!" repetan ibuku dengan logat bataknya.
mendengar omelan ibuku itu aku menggerutu dalam hati "apa si mamak tidak tahu anak gadisnya lagi ditimpa kegalauan? ah payah" menggerutu dalam hati
lagi-lagi ibu mengomel "sudah..ayo cepat berangkat sekolah, tunggu apalagi!"
sambil meneguk segelas susu dan mencium tangan ibuku aku pun bergegas menuju rumah kedua itu untuk menimba ilmu.
putaran jarum di jam tangan berwarna perak ku pun telah menunjukkan angka tujuh kurang sepuluh . di dalam perjalanan menuju sekolah pun sanggup kegalauan itu menghampiriku, saat ini aku bertekad hanya satu yang ingin ku lakukan, satu kalimat beranggotakan 2 kata berisi 6 huruf yakni MOVE ON! ya aku harus move on ^^
setibanya di sekolah...belum sempat aku menempelkan diri ke bangku tempat duduk ku, Jihan sahabat baikku berseru kegirangan "eciyee...yang semalam anniv 15 bulan itu..selamat ya..syukuran dong hehe"
"ah lupakan...aku sudah mengakhiri semuanya, jangan kau sebut-sebut nama dia lagi, dia gue end" jawabku tegas.
"loh loh kok bisa? ah...aku gak percaya lah cerita dong Ran! " sambung Jihan penasaran
"udahlah gausah banyak tanyak, yang jelas kamu harus bantuin aku buat move on, oke!" jawab aku
"hmm...sip deh Ran, no boy no galau yaa!!" jawab Jihan dengan tersenyum lebar menghiburku.
aku yang sebenarnya rapuh berpura-pura menjadi kuat dengan senyum palsu (yaa seyogianya orang2 yg baru putus ya begitulah aku) dalam hati ku bertekad aku harus bisa move o! ya move on ^^
di sudut kelas terlihat jelas Andini sedang terpaku di layar kaca monitor laptopnya menjelajah dunia maya. gadis super up to date ini tak pernah lupa memberikan segala informasi yang ia dapat dari dunia kedua nya itu.
"wahh..hari ini si kakak kelas berjenggot unyu itu ulang tahun! aku harus ngucapin nih...sekaligus cari mukak! hehe" teriak Andini dari sudut kelas yang memecah kesunyian.
"kau tau darimana,Din?" Tanya Jihan
"ini loh ada di notification's birthday di akun facebook ku" jawab Andini.
"siapa sih, Din?" Tanya Jihan
"ituloh anak kelas XII IPS yang berjenggot tipis, berdagu panjang, bergigi gingsul, dan......ah pokoknya he's so awesome lah" seru Andini dengan riangnya
"yaelah..lebay ah, kakak itu yang ulangtahun kok kamu sih yang sewot, iuh-_-". sambung Rini dengan sedikit jengkel.
Ku lihat ke arah jarum jam yang berputar di jam tangan kecil yang melingkar di pergelangan tanganku, tepat jam 2 dan bel pulang sekolah berdendang dari arah ruang BP menjalar ke seluruh penjuru sekolah. aku yang biasanya pulang bareng dengan Jihan dan Andini hari ini harus pulang sendiri karna mereka ada tugas mendadak. seperempat jalan dari kelas terlihat di depan jendela berdiri sosok lelaki yang jadi trending topic world wide nya Andini tadi, ya! itu dia kak Dani namanya yang kata Airin unyu nya udah maksimal bangeeet. aku mencoba mendekat dan menyapa "Hai kak, selamat ulang tahun ya :)". seruku dengan spontan dan stel senyum paling unyu. kak Dani hanya membalasnya dengan senyum dan tak mengeluarkan satu kata pun yang membuat ku jengkel.
"apa senyumku kurang menarik sehingga ia tak mau menjawab ku sapaan? ah jutek! " gerutu ku dalam hati. dengan membalas senyuman nya aku pun melanjutkan perjalanan menuju rumah. entah kenapa sekilas melihat senyumnya spontan aku merasa ada getaran seakan aliran darah mengalir dari ujung kaki dan naik ke ubun-ubun
"gak...gak mungkin aku naksir sama kakak sombong itu, dia kan paling jutek di sekolah" berbicara sendiri dalam hati.
tanpa ku sangka sebelumnya, malam hari ketika aku sedang terpaku di layar monitor menjelajah timeline twitter ku, tiba-tiba saja telepon genggam ku bergetar "drrrttt..drrrttt...drrrttt". suara sms masuk.
Message from : 083199xxxx
Date & time : Monday, Nov 11st 2011, 8pm
Content : "hai dek..ini kakak yang kamu ucapin selamat ulang tahun, makasih ya ucapannya"
ha?seketika aku speechless dan heran mengapa beliau seorang yang super duper jutek itu mau mengirim pesan ke aku. dengan bingung dan tanpa menanya apapun aku balas pesannya
Reply to : 083199xxxx
Date & time : Monday, Nov 11st 2011, 8.05pm
Content : "iya kak samasama..:)"
Gak tau lagi apa yang harus di jawab ada rasa heran dan senang dalam hati kecilku yang masih tersisa kegalauan itu.
detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari dan seterusnya tanpa di sadari dengan seiring berjalan nya waktu aku dan cowok yang selama ini ku kira super jutek itu ternyata hanya cover saja, dia bisa merubah hatiku yang galau menjadi cerah kembali (hahaha).
kalo kata Christina perri "one step closer" =)
hingga pada suatu hari kami bertemu di sudut sekolah tepatnya di lantai 3 tangga sekolah, wah dengan tak di sangka oleh akal pikiran sehat ku setelah lamanya proses pendekatan itu, sang lelaki jutek yang ku kenal itu mengutarakan perasaan nya (waaahhhh =)) )
awal perkataan nya sih biasa aja tapi bermakna dalam hingga tak bisa terungkapkan oleh ku dengan kata-kata. kalo kata Westlife "More than words"
tepat di hari itu 14 november 2011 percintaan di perankan oleh 2 insan yang di utus Tuhan ~
==ending==
NB : Cerpen ini ditulis bulan mei 2012 kemaren dan berdasarkan kisah nyata hanya nama saja yg di samarkan, cerpen ini juga pernah aku jadikan tugas karya ilmiah bahasa indonesia dan berhasil mendapat nilai 90 ^^
Message from : My ex
Date & time : sunday, Nov 10th 2011, 7pm
content : Happy Anniversary my dear..I hope you always be with me now and forever more
pesan singkat sejuta makna yang meyakinkan itu berujung menyakitkan! penghianatan itu mengantarkanku ke pintu jurang kegalauan, cerita cinta yang di perankan aktif oleh 2 insan yang berumur 15 bulan itu berakhir ======>
"ah..terlalu bodoh aku meratapi hal ini, Tuhan itu bijak, dia tak ingin aku berlarut dalam keterkenan batin, maka dari itu ia memisahkan ku dengan lelaki berwajah malaikat besifatkan setan itu" bisikku dalam hati
terdengar suara ibuku berteriak dari arah dapur, "Rani...cepat bangun! jangan telat lagi ke sekolah"
aku yang menemukan diriku dalam kegalauan di pagi itu bergegas untuk pergi ke sekolah sambil membersihkan sisa air mata yang mengering di pipi chubi dan berjerawat ini. ku sahuti panggilan ibuku "iya mak..ini Rani lagi siap-siap mau berangkat"
"sudah berapa kali mamak bilang samamu setiap pagi itu bangun sebelum ayam berkokok! bosan kali mamak ini di telponin terus sama guru BP mu itu perkara kau sering terlambat dengar itu!" repetan ibuku dengan logat bataknya.
mendengar omelan ibuku itu aku menggerutu dalam hati "apa si mamak tidak tahu anak gadisnya lagi ditimpa kegalauan? ah payah" menggerutu dalam hati
lagi-lagi ibu mengomel "sudah..ayo cepat berangkat sekolah, tunggu apalagi!"
sambil meneguk segelas susu dan mencium tangan ibuku aku pun bergegas menuju rumah kedua itu untuk menimba ilmu.
putaran jarum di jam tangan berwarna perak ku pun telah menunjukkan angka tujuh kurang sepuluh . di dalam perjalanan menuju sekolah pun sanggup kegalauan itu menghampiriku, saat ini aku bertekad hanya satu yang ingin ku lakukan, satu kalimat beranggotakan 2 kata berisi 6 huruf yakni MOVE ON! ya aku harus move on ^^
setibanya di sekolah...belum sempat aku menempelkan diri ke bangku tempat duduk ku, Jihan sahabat baikku berseru kegirangan "eciyee...yang semalam anniv 15 bulan itu..selamat ya..syukuran dong hehe"
"ah lupakan...aku sudah mengakhiri semuanya, jangan kau sebut-sebut nama dia lagi, dia gue end" jawabku tegas.
"loh loh kok bisa? ah...aku gak percaya lah cerita dong Ran! " sambung Jihan penasaran
"udahlah gausah banyak tanyak, yang jelas kamu harus bantuin aku buat move on, oke!" jawab aku
"hmm...sip deh Ran, no boy no galau yaa!!" jawab Jihan dengan tersenyum lebar menghiburku.
aku yang sebenarnya rapuh berpura-pura menjadi kuat dengan senyum palsu (yaa seyogianya orang2 yg baru putus ya begitulah aku) dalam hati ku bertekad aku harus bisa move o! ya move on ^^
di sudut kelas terlihat jelas Andini sedang terpaku di layar kaca monitor laptopnya menjelajah dunia maya. gadis super up to date ini tak pernah lupa memberikan segala informasi yang ia dapat dari dunia kedua nya itu.
"wahh..hari ini si kakak kelas berjenggot unyu itu ulang tahun! aku harus ngucapin nih...sekaligus cari mukak! hehe" teriak Andini dari sudut kelas yang memecah kesunyian.
"kau tau darimana,Din?" Tanya Jihan
"ini loh ada di notification's birthday di akun facebook ku" jawab Andini.
"siapa sih, Din?" Tanya Jihan
"ituloh anak kelas XII IPS yang berjenggot tipis, berdagu panjang, bergigi gingsul, dan......ah pokoknya he's so awesome lah" seru Andini dengan riangnya
"yaelah..lebay ah, kakak itu yang ulangtahun kok kamu sih yang sewot, iuh-_-". sambung Rini dengan sedikit jengkel.
Ku lihat ke arah jarum jam yang berputar di jam tangan kecil yang melingkar di pergelangan tanganku, tepat jam 2 dan bel pulang sekolah berdendang dari arah ruang BP menjalar ke seluruh penjuru sekolah. aku yang biasanya pulang bareng dengan Jihan dan Andini hari ini harus pulang sendiri karna mereka ada tugas mendadak. seperempat jalan dari kelas terlihat di depan jendela berdiri sosok lelaki yang jadi trending topic world wide nya Andini tadi, ya! itu dia kak Dani namanya yang kata Airin unyu nya udah maksimal bangeeet. aku mencoba mendekat dan menyapa "Hai kak, selamat ulang tahun ya :)". seruku dengan spontan dan stel senyum paling unyu. kak Dani hanya membalasnya dengan senyum dan tak mengeluarkan satu kata pun yang membuat ku jengkel.
"apa senyumku kurang menarik sehingga ia tak mau menjawab ku sapaan? ah jutek! " gerutu ku dalam hati. dengan membalas senyuman nya aku pun melanjutkan perjalanan menuju rumah. entah kenapa sekilas melihat senyumnya spontan aku merasa ada getaran seakan aliran darah mengalir dari ujung kaki dan naik ke ubun-ubun
"gak...gak mungkin aku naksir sama kakak sombong itu, dia kan paling jutek di sekolah" berbicara sendiri dalam hati.
tanpa ku sangka sebelumnya, malam hari ketika aku sedang terpaku di layar monitor menjelajah timeline twitter ku, tiba-tiba saja telepon genggam ku bergetar "drrrttt..drrrttt...drrrttt". suara sms masuk.
Message from : 083199xxxx
Date & time : Monday, Nov 11st 2011, 8pm
Content : "hai dek..ini kakak yang kamu ucapin selamat ulang tahun, makasih ya ucapannya"
ha?seketika aku speechless dan heran mengapa beliau seorang yang super duper jutek itu mau mengirim pesan ke aku. dengan bingung dan tanpa menanya apapun aku balas pesannya
Reply to : 083199xxxx
Date & time : Monday, Nov 11st 2011, 8.05pm
Content : "iya kak samasama..:)"
Gak tau lagi apa yang harus di jawab ada rasa heran dan senang dalam hati kecilku yang masih tersisa kegalauan itu.
detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari dan seterusnya tanpa di sadari dengan seiring berjalan nya waktu aku dan cowok yang selama ini ku kira super jutek itu ternyata hanya cover saja, dia bisa merubah hatiku yang galau menjadi cerah kembali (hahaha).
kalo kata Christina perri "one step closer" =)
hingga pada suatu hari kami bertemu di sudut sekolah tepatnya di lantai 3 tangga sekolah, wah dengan tak di sangka oleh akal pikiran sehat ku setelah lamanya proses pendekatan itu, sang lelaki jutek yang ku kenal itu mengutarakan perasaan nya (waaahhhh =)) )
awal perkataan nya sih biasa aja tapi bermakna dalam hingga tak bisa terungkapkan oleh ku dengan kata-kata. kalo kata Westlife "More than words"
tepat di hari itu 14 november 2011 percintaan di perankan oleh 2 insan yang di utus Tuhan ~
==ending==
NB : Cerpen ini ditulis bulan mei 2012 kemaren dan berdasarkan kisah nyata hanya nama saja yg di samarkan, cerpen ini juga pernah aku jadikan tugas karya ilmiah bahasa indonesia dan berhasil mendapat nilai 90 ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar