Pages

Selasa, 26 Februari 2013

Diam

Aku lebih suka diam memperhatikanmu
aku lebih suka diam untuk mewakili perasaan ku
mungkin diam ku tak akan terusik sampai kau bicara, sampai kau mengerti arti sebuah kepekaan
masih saja diam seakan logika termakan rasa
hingga keramaian pun enggan mengusik bak tunarungu di tengah riuh nya pasar
menelantar kan rasa yg tersudut di pojok hati
mengajari raga terus bergerak tak bertuan
hingga semua terendam, terpendam, dan tertahan

semenjak kau tiba-tiba mengetuk hati ku kemudian menyelenong masuk dan menyeruak nya
semua tersusun rapi di sudut hati ini, masih sangat rapi..
apa kau tau arti diam ku?
atau mungkin kau tak tau, tak peduli, bahkan tak merasakan?
sejauh apa langkah ini berlari marathon..
setinggi apa harapan ini meraih asa..

diam ku karna lisan tak elok bertutur
aku lebih suka diam..
hingga tanya terbawa dari sudut sepi
"mengapa diam saja?
mengapa aku diam dan kau tak pernah peka?
mengapa aku?
mengapa kamu?"